Rabu, 12 Juni 2013

Posted by aditya rahman
2 comments | 03.07


Cara mudah membuat laptop menjadi hotspot

 jika anda berada pada suatu tempat dan sedang terkoneksi dengan internet menggunakan kabel dan anda ingin melakukan share koneksi internet ke laptop lain atau smartphone anda melalui jaringan wireless, anda dapat melakukan tips berikut.

Caranya cukup mudah, hanya 3 langkah saja, yang perlu kita lakukan ialah mengunjungi satu situs web, mengisi formulir, klik tombol dan lakukan langkah konfigurasi sederhana ICS (internet connection sharing). kita tidak perlu menginstall software apapun untuk ini.
Pertama Anda perlu memastikan bahwa persyaratan berikut terpenuhi:
  • Komputer mendapatkan koneksi Internet dari LAN dengan kabel
  • Komputer memiliki adaptor nirkabel (wi-fi)
  • Komputer menjalankan Windows 7
  • Komputer telah terinstal Java
  1. Ikuti langkah berikut ini untuk mengubah komputer Anda menjadi router akses wifi atau hotspot.
    Buka laman 
    http://www.virtualaccesspoint.com di web browser kesayangan anda dan klik tombol “Run” jika ditanya untuk menjalankan aplikasi, masukkan SSID dan kunci Password dengan minimum 8 karakter, klik tombol “Turn On Soft AP
  1. Anda akan diminta oleh UAC untuk menjalankan file turnonvp.bat. Klik tombol Yes. Sebuah jendela command prompt akan muncul secara otomatis menjalankan beberapa perintah. Setelah selesai, Anda dapat menekan tombol apa saja untuk menutup jendela cmd.
Sebuah Wireless Network Connection 2 tambahan menggunakan Microsoft Virtual WiFi Adapter Miniport akan otomatis dibuat didalam Network Connections. Jalur akses yang telah Anda buat sekarang terlihat dan dapat dihubungkan dengan memasukkan password yang benar. Namun satu langkah lagi diperlukan agar perangkat yang terhubung untuk dapat menggunakan koneksi internet.

  1. Klik Control Panel > Network and Sharing Center > Ubah pengaturan adaptop jaringan. Klik kanan pada Local Area Connection dan pilih Properties. Pergi ke tab Sharing dan centang “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”. Kemudian pada menu Drop-Down “Select a private network connection”, pilih “Wireless Network Connection 2″ dan klik tombol OK untuk menutup jendela Connection Local Area Properties.

Anda sekarang dapat menggunakan smartphone/ponsel/hape atau perangkat yang memiliki konektivitas wifi untuk terhubung ke SSID (router) yang telah anda buat dari komputer/laptop Anda. Untuk menghapus Wireless Network Connection 2 dari Network Connections, pergi ke Control Panel > System> Device Manager > Perluas Adapter jaringan > klik kanan pada Microsoft Virtual WiFi Adapter dan Miniport kemudian pilih Uninstall. Cara ini mudah dilakukan dan kita tidak perlu untuk menginstall software apapun ke komputer/laptop kita.

KETERANGAN: cara lainnya masih banyak sih salah satunya menggunakan Connectivity alias menggunakan bantuan software, cara itu mungkin saya bahas di
.
Posted by aditya rahman
No comments | 02.51


Cloud Computing

Cloud Computing adalah sebuah model komputasi / computing, dimana sumber daya seperti processor / computing power, storage, network, dan software menjadi abstrak dan diberikan sebagai layann di jaringan / internet menggunakan pola akses remote. Model billing dari layanan in umumnya mirip dengan modem layanan publik. Ketersediaan on-demand sesuai kebutuhkan, mudah untuk di kontrol, dinamik dan skalabilitas yang hampir tanpa limit adalah beberapa atribut penting dari cloud computing.

Sebuah setup infrastruktur model cloud computing biasanya di kenali sebagai 'Cloud'. Berikut adalah beberapa kategori layanan yang tersedia dari sebuah 'Cloud' seperti :
1.     Infrastructure As A Services (IAAS)
2.     Platform As A Service (PAAS)
3.     Software As A Service (SAAS)
‘Cloud’ ini biasanya tersedia sebagai layanan kepada siapa saja di Internet. Akan tetapi, varian yang di
sebut ‘Private Cloud’ semakin populer untuk infrastruktur pribadi / private yang mempunyai atribut
seperti 'Cloud’ di atas.
Cloud computing berbeda dengan Grid computing atau Paralel Computing, dimana Grid computing
dan Paralel computing adalah lebih merupakan sebuah bagian dari prasarana fisik bagi penyediaan
konsep Cloud computing.

Cloud Computing dalam Bahasa Hacker
Server konvensional akan di batasi oleh jumlah core processor, harddisk dan memory. Dengan
keterbatasan fisik yang ada maka kita tidak mungkin membebani sebuah server konvensional dengan
beban maksimal. Jika resource / sumber daya habis, maka biasanya kita harus menginstall ulang
seluruh aplikasi dan data di server yang kapasitasnya lebih besar dan memigrasi semua aplikasi yang
ada ke server yang baru. Ini akan membutuhkan waktu 1-2 hari untuk menyiapkan sebuah server baru,
itupun kalau tidak ada masalah.
Yang menarik dari Cloud Computing berbeda dengan server konvensional terutama:
1.     Secara fisik berupa kumpulan hardware / server yang tersambung dalam sebuah jaringan (LAN / WAN). Tetapi dari sisi, pengguna dapat melihat sebagai sebuah komputer besar.
2.     Idealnya tidak ada batasan dengan kapasitas processor, kapasitas harddisk dan kapasitas memory.
3.     Idealnya tidak ada batasan dengan berapa jumlah "hosting" server yang berjalan di belakangnya.
4.     Menambahkan sebuah "hosting" hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.
5.     Jika ada kekurangan resource (sumber daya), baik itu processor, harddisk maupun memory, kita dapat dengan mudah sekali menambahkan server tambahan dan langsung dapat berintegrasi ke jaringan cloud. Butuh waktu sekitar 20 menit-an untuk menyiapkan server kosong / baru untuk dapat berintegrasi ke jaringan cloud.
Mekanisme Akses Cloud Computing
Mekanisme akses ke cloud computing "mungkin" dapat dijalankan secara beraneka ragam - mulai dari akses standar LAN maupun intranet dengan sedikit aplikasi agen atau klien, sampai kepada akses extranet dan internet melalui browser yang terhubung ke sebuah portal aplikasi dari penyedia layanan cloud computing. Protokol aplikasi yang digunakan pun dapat beragam, tetapi hal ini tidaklah terlalu signifikan bila dilihat dari sisi pengguna akhir (baca : transparan), dimana pengguna akhir cukup mengetahui bagaimana cara mengakses dan mempergunakan jasa layanan yang terdapat pada Cloud computing.

Perangkat Lunak Cloud Computing
Belakangan ini dikembangkan sebuah bentuk nyata (atau setidaknya sebuah common platform/bentuk umum) dari konsep Cloud Computing agar dapat di-implementasikan secara umum dan lebih luas, seperti contoh berikut :
1.     Ubuntu Enterprise Cloud (UEC)
2.    Proxmox
3.    OpenStack
4.    OpenNebula
5.    Eucalyptus

Blogger news

About